×

SCHEDULE FREQUENCY


    DIRECT SERVICE FROM SURABAYA DIRECT SERVICE FROM JAKARTA DIRECT SERVICE FROM MAKASAR
    Kalimantan Frequency per month Sailing Time Kalimantan Frequency per month Sailing Time Kalimantan Frequency per month Sailing Time
    Surabaya - Batulicin 8x 1.5 days
    Surabaya - Banjarmasin 12x 1 day Jakarta - Banjarmasin 6x 3 days Makassar - Banjarmasin 4x 2 days
    Surabaya - Balikpapan 6x 12 days Jakarta - Balikpapan (via Surabaya) 6x 3 days Makassar - Balikpapan - Samarinda 4x 3 days
    Surabaya - Samarinda 7x 2.5 days Jakarta - Samarinda 6x 3 days
    Surabaya - Sampit 4x 1.5 day Jakarta - Pontianak 8x 3 days Makassar - Papua Please contact SPIL Makassar
    Surabaya - Tarakan - Nunukan 4x 13 days
    Surabaya - Berau (transit in Balikpapan) 4x 6 days
    Sulawesi Frequency per month Sailing Time
    Surabaya - Makassar 12x 2 days
    Surabaya - Bau-Bau 4x 3 days
    Surabaya - Tual 3x 5 days
    Surabaya - Bitung - Ternate 5x 5 days
    Sumatera Frequency per month Sailing Time Sumatera Frequency per month Sailing Time
    Surabaya - Medan 4x 5 days Jakarta - Medan 8x 3 days
    Jakarta – Pekanbaru 5x 3 days
    Jakarta - Batam 3x 2.5 days
    Papua Frequency per month Sailing Time Papua Frequency per month Sailing Time
    Surabaya - Sorong - Jayapura 3x 5 days Jakarta - Sorong - Jayapura (via Surabaya) 3x 8 days
    Surabaya - Biak - Serui 3x 7 days
    Surabaya - Timika 4x 7 days
    Surabaya - Merauke 4x 7 days
    Surabaya - Manokwari - Nabire 4x 7 days
    Surabaya – Fak-Fak – Kaimana 3x 7 days
    Note : Yellow color = Combined Service
×

Search

Vessel Schedule

Vessel Name

Voyage

ClosingDate

ETD

Sailing Routes







My Spil

I agree to the login terms and conditions

×
PT. SALAM PACIFIC INDONESIA LINES

MYSPIL LOGIN TERMS AND CONDITIONS

SYARAT DAN KETENTUAN

Pasal 1
Identitas Pelanggan yang selanjutnya disebut (ID) milik PT. Salam Pacific Indonesia Lines yang selanjutnya disebut (SPIL) adalah milik SPIL yang digunakan oleh Pelanggan untuk keperluan transaksi dengan SPIL

Pasal 2
(1) SPIL akan memberikan ID dan kata sandi kepada Relasi apabila Relasi telah melengkapi data-data pada My SPIL Registration Form dan memberikan beberapa dokumen pendukung antara lain:
a) Perorangan:
• KTP
• SIUP
• TDP
• Surat Kuasa (asli) bila dikuasakan (untuk jangka waktu 6 bulan)
• Surat Pernyataan Kebenaran atas dokumen disertai materai (pencetakan disediakan)
• Dokumen terkait yang dianggap penting dan berguna untuk kepentingan transaksi.
b) Badan Usaha:
• Akta Pendirian dan Surat Keputusan
• Akta Penyesuaian (bila ada) dan Surat Keputusan Menteri
• Akta Perubahan terakhir dan Surat Keputusan Menteri
• KTP direktur
• SIUP
• TDP
• Domisili
• Surat Kuasa (asli) bila dikuasakan (untuk jangka waktu 6 bulan)
• Surat Pernyataan Kebenaran atas dokumen disertai materai (pencetakan disediakan)
• Dokumen terkait yang dianggap penting dan berguna untuk kepentingan transaksi.
(2) ID tidak dapat dipindahtangankan dan harus ditandatangani oleh orang yang namanya tersimpan pada data yang ada pada SPIL
(3) Pemegang ID dapat menggunakan ID tersebut untuk keperluan pencetakan B/L sendiri
(4) Dokumen pendukung sebagaimana diatur dalam pasal ini wajib diberikan dalam bentuk softcopy yang selanjutnya diberikan dalam bentuk hardcopy kepada SPIL

Pasal 3
(1) Pemegang ID bertanggung jawab terhadap data-data pada ID sesuai dengan ketentuan pada pasal 2 oleh karena itu Pemegang ID setuju dan tidak akan melakukan:
a) Memberikan keterangan yang salah, atau mengaku sebagai orang lain atau kelompok tertentu
b) Menggunakan layanan SPIL untuk tujuan yang melanggar hukum
c) Menganggu atau mengacaukan sistem komputer yang terhubung dengan jaringan SPIL
d) dengan sengaja menggunakan atau mengupload perangkat lunak atau material yang mengandung virus, komponen merusak, kode berbahaya atau komponen berbahaya dengan cara apapun dapat merusak data atau mengakibatkan kerusakan layanan SPIL
e) Memberikan data-data milik Pemegang ID kepada pihak lain yang tidak bertanggung jawab.
(2) Dengan persetujuan yang diberikan oleh Pemegang ID kepada SPIL sesuai pasal 3 ayat (1) maka Pemegang ID membebaskan SPIL dari segala tanggung jawab, tuntutan hukum dan gugatan hukum serta gangguan dari pihak ke 3

Pasal 4
(1) Pemegang ID bertanggung jawab untuk membayar kepada SPIL atas transaksi yang telah dilakukan.
(2) SPIL akan menyampaikan tagihan kepada Pemegang ID mengenai transaksi yang telah dilakukan oleh Pemegang ID.
(3) Pemegang ID wajib dengan segera memberitahukan kepada SPIL jika ada perubahan alamat, nomor telepon/rumah/kantor/telepon seluler Pemegang ID maupun kuasanya. Segala akibat yang timbul dari keterlambatan dan/atau tidak disampaikannya perubahan tersebut menjadi tanggung jawab Pemegang ID sepenuhnya. Keterlambatan tersebut tidak menghapuskan kewajiban Pemegang ID untuk tetap memenuhi kewajiban-kewajibannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada SPIL.
(4) Pemegang ID wajib melakukan pembayaran atas setiap tagihan yang muncul akibat transaksi yang dilakukan dengan ketentuan pembayaran yang ditentukan SPIL, selambatlambatnya pada tanggal jatuh tempo apabila melebihi jangka waktu tersebut Pemegang ID wajib untuk membayar denda keterlambatan dan biaya-biaya lain terkait keterlambatan tersebut.
(5) Keterlambatan pembayaran tagihan oleh Pemegang ID akan menyebabkan Pemegang ID tidak dapat melakukan akses. SPIL diberikan hak untuk membatasi akses Pemegang ID.
(6) Jika terjadi tunggakan maka Pemegang ID wajib melunasi seluruh tunggakannya. Jika pembayaran dilakukan dengan cek/bilyet giro maka pembayaran baru dianggap efektif pada saat dana telah diterima oleh SPIL. Apabila Cek/Bilyet Giro tersebut ditolak atau dibatalkan maka Pemegang ID akan dikenakan biaya adminstrasi dan/atau biaya lain (apabila ada) yang besaranya ditentukan oleh SPIL dan akan diberitahukan dalam bentuk dan melalui sarana apapun sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
(7) Pemegang ID wajib menanggung biaya-biaya yang timbul sehubungan dengan penggunaan ID termasuk tapi tidak terbatas pada denda keterlambatan, bea materai, biaya premi asuransi (jika Pemegang ID menyetujui untuk menggunakan asuransi) dan biaya lainnya yang akan diberitahukan oleh SPIL kepada Pemegang ID dalam bentuk dan melalui sarana apapun sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pasal 5
Dalam hal ID dan kata sandi salah dan/atau lupa maka Pemegang ID wajib dengan segera memberitahukan hal tersebut kepada SPIL. Apabila diperlukan Pemegang ID wajib memberikan surat pernyataan yang ditanda tangani oleh Pemegang ID dalam bentuk dan isi yang dapat diterima oleh SPIL. Pemegang ID wajib bertanggung jawab atas semua transaksi yang dilakukan dengan menggunakan ID yang terjadi sampai SPIL menerima penjelasan dari Pemegang ID dan penjelasan tersebut diterima SPIL.

Pasal 6
SPIL akan membebani Pemegang ID dengan biaya keterlambatan terhitung semenjak tanggal jatuh tempo yang berlaku saat itu di hitung mulai tanggal transaksi. SPIL berhak menentukan besarnya denda keterlambatan yang akan diberitahukan oleh SPIL kepada Pemegang ID dalam bentuk dan melalui sarana apapun sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pasal 7
SPIL tidak bertanggung jawab atas setiap cacat, kekurangan maupun keabsahan barang yang dikirim dalam bentuk apapun atas barang yang dikirim menggunakan ID. Dalam hal demikian Pemegang ID tetap wajib membayar tagihan yang timbul.

Pasal 8
Pemegang ID bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan maupun penyalahgunaan ID, baik oleh Pemegang ID maupun orang lain dan dilarang menggunakan ID untuk melakukan transaksi yang melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Semua tagihan berikut biaya-biaya yang timbul sehubungan dengan penggunaan ID oleh Pemegang ID menjadi tanggung jawab sepenuhnya Pemegang ID, oleh karena itu SPIL berhak untuk menagih secara langsung kepada Pemegang ID.

Pasal 9
SPIL berhak untuk membatasi dan/atau membatalkan transaksi Pemegang ID sewaktu-waktu tanpa syarat apabila SPIL merasa transaksi yang dilakukan oleh Pemegang ID melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

Pasal 10
ID dan/atau kata sandi mlik Pemegang ID hanya dapat digunakan oleh Pemegang ID sendiri untuk melakukan transaksi dengan SPIL. Pemegang ID wajib menjaga kerahasiaan kata sandi serta tidak boleh menyimpan kata sandi dan ID di dalam satu tempat yang sama. Pemegang ID bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan kata sandi maupun penyalahgunaan kata sandi, baik oleh Pemegang ID maupun orang lain.

Pasal 11
Selama Pemegang ID masih mempunyai kewajiban kepada SPIL terkait dengan transaksi yang berlangsung, Pemegang ID dengan ini memberikan kuasa kepada SPIL untuk menahan barang milik Pemegang ID sampai dengan jangka waktu yang ditentukan oleh SPIL apabila sampai jangka waktu dimaksud SPIL diberikan kuasa pula untuk menjual barang guna pembayaran utang pokok, denda, biaya pengadilan dan biaya-biaya lain yang terkait. Segala akibat yang timbul sehubungan dengan kuasa tersebut menjadi tanggung jawab Pemegang ID.

Pasal 12
Apabila Pemegang ID menyetujui untuk menggunakan asuransi maka SPIL akan membebankan biaya premi asuransi kepada Pemegang ID. Pemegang ID dengan ini menyatakan bahwa dalam hal terjadi suatu klaim asuransi maka perusahaan asuransi merupakan pihak yang bertanggung jawab sepenuhnya. Pemegang ID dengan ini membebaskan SPIL dari segala tanggung jawab atas klaim asuransi tersebut.

Pasal 13
Pemegang ID dengan ini menyatakan bahwa semua catatan, hasil printout, rekaman, sarana komunikasi atau alat bukti lainnya dalam bentuk apapun yang ada pada SPIL atas transaksi yang dilakukan oleh Pemegang ID merupakan alat bukti yang sah dan mengikat Pemegang ID, kecuali dapat dibuktikan sebaliknya.

Pasal 14
Kuasa-kuasa dalam Syarat dan Ketentuan SPIL ini tidak dapat dicabut dan tidak akan berakhir karena sebab apapun juga, antara lain karena sebab-sebab yang diatur dalam Pasal 1813, 1814 dan 1816 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata sepanjang Pemegang ID memiliki kewajiban kepada SPIL.

Pasal 15
Segala keluhan terkait dengan penggunaan ID dapat disampaikan oleh Pemegang ID kepada kantor SPIL untuk penanganan keluhan tersebut, SPIL berhak meminta Pemegang ID untuk menyerahkan fotokopi identitas diri Pemegang ID dan dokumen terkait namun tidak terbatas pada pasal 2 tersebut diatas.

Pasal 16
Atas segala akibat yang timbul sehubungan dengan penggunaan ID, para pihak setuju memilih tempat kediaman hukum yang tetap di kantor kepaniteraan Pengadilan Negeri Surabaya, demikian dengan tidak mengurangi hak SPIL untuk mengajukan gugatan atau tuntutan melalui Pengadilan Negeri lainnya dalam wilayah Republik Indonesia.

Pasal 17
Pemegang ID dengan ini tunduk dan terikat pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam syarat dan ketentuan SPIL, SPIL berhak untuk mengubah ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam syarat dan ketentuan Pemegang ID, antara lain tetapi tidak terbatas pada ketentuan mengenai biaya keterlambatan, biaya adminstrasi dan prosedur penggunaan Pemegang ID yang akan diberitahukan oleh SPIL kepada Pemegang ID dalam bentuk dan melalui sarana apapun sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


×

Search

Customer Name

Customer ID

Action

×

Track Shipment

Sailing Routes

Vessel Name

Departure

Arrival