First in first out adalah prinsip pengelolaan barang atau data di mana item yang pertama masuk akan menjadi item pertama yang keluar. Metode ini banyak digunakan dalam manajemen gudang, logistik, distribusi, hingga sistem antrean karena dianggap paling adil dan mudah dikontrol.
Dalam praktik logistik modern, penerapan first in first out membantu menjaga ketertiban alur barang, mengurangi risiko penumpukan, serta memastikan distribusi berjalan sesuai urutan waktu.
Jawaban Singkat
First in first out (FIFO) adalah metode pengelolaan barang atau proses yang memprioritaskan barang yang lebih dulu masuk untuk dikeluarkan lebih dahulu.
Apa yang Dimaksud dengan First In First Out?
first in first out adalah “yang pertama masuk, yang pertama keluar”. Artinya, setiap barang atau unit diproses berdasarkan urutan waktu kedatangannya. Metode ini sering digunakan dalam:
- Manajemen gudang
- Distribusi logistik
- Sistem antrean
- Pengelolaan stok operasional
Dengan pendekatan ini, alur barang menjadi lebih teratur dan mudah dipantau.
Mengapa Disebut First In First Out?
Penamaan FIFO berasal langsung dari cara kerjanya. Barang yang masuk lebih dulu akan diproses atau dikirim lebih dulu, tanpa loncatan urutan. Prinsip ini menyerupai antrean layanan. Siapa datang lebih awal, akan dilayani lebih dahulu. Karena itu, FIFO dianggap sebagai metode yang paling natural dan mudah dipahami.
Bagaimana Cara Kerja FIFO?
Berikut alur kerja FIFO secara operasional:
- Barang diterima dan dicatat waktu masuknya
- Barang disimpan berdasarkan urutan kedatangan
- Pengambilan barang selalu dimulai dari stok terlama
- Sistem memastikan tidak ada barang baru yang keluar lebih dulu
Dengan alur ini, distribusi menjadi konsisten dan transparan.
Contoh FIFO dalam Logistik
Sebagai contoh, sebuah gudang menerima barang setiap minggu. Barang yang masuk minggu pertama harus dikirim lebih dulu sebelum barang minggu berikutnya. Jika urutan ini dijaga, maka:
- Stok lama tidak tertinggal
- Proses distribusi lebih stabil
- Risiko penumpukan bisa dikendalikan
Contoh FIFO dalam Kehidupan Sehari-hari
Prinsip FIFO juga mudah ditemukan di luar gudang, misalnya:
- Antrean kendaraan di jalan tol
- Antrean layanan di loket
- Penjadwalan layanan pelanggan
Semua mengikuti logika yang sama: datang lebih awal, diproses lebih dulu.
Manfaat FIFO bagi Perusahaan
Penerapan FIFO memberikan beberapa keuntungan operasional, antara lain:
- Alur barang lebih tertib
- Transparansi stok meningkat
- Proses audit lebih mudah
- Risiko kesalahan distribusi berkurang
Karena itu, FIFO menjadi metode favorit dalam banyak sistem logistik.
Perbedaan FIFO dan LIFO
FIFO sering dibandingkan dengan LIFO (Last In First Out). Perbedaannya dapat dilihat secara ringkas berikut:
| Aspek | FIFO | LIFO |
|---|---|---|
| Urutan keluar | Barang terlama | Barang terbaru |
| Alur distribusi | Lebih stabil | Lebih fleksibel |
| Umum di logistik | Ya | Jarang |
| Risiko penumpukan | Rendah | Lebih tinggi |
Dalam operasional logistik, FIFO lebih sering dipilih karena lebih mudah dikontrol.
FIFO vs FEFO
Selain LIFO, ada juga metode FEFO (First Expired First Out). Perbedaannya:
- FIFO berdasarkan waktu masuk
- FEFO berdasarkan tanggal kedaluwarsa
FEFO biasanya digunakan untuk produk sensitif waktu. Sementara itu, FIFO tetap menjadi metode paling umum untuk barang non-perishable.
Apakah FIFO Wajib Digunakan?
FIFO tidak bersifat wajib secara hukum. Namun, metode ini menjadi standar praktik karena:
- Mudah diterapkan
- Mudah diaudit
- Konsisten secara operasional
Pemilihan metode tetap menyesuaikan kebutuhan bisnis.
Syarat Agar FIFO Berjalan Optimal
Agar FIFO efektif, beberapa hal perlu dipastikan:
- Pencatatan waktu masuk barang jelas
- Tata letak gudang mendukung alur satu arah
- SOP pengambilan barang konsisten
- Sistem monitoring tersedia
Tanpa ini, FIFO sulit dijalankan secara disiplin.
Kesalahan Umum dalam Penerapan FIFO
Beberapa kesalahan yang sering terjadi meliputi:
- Barang baru diletakkan di depan stok lama
- Tidak ada pencatatan waktu masuk
- Pengambilan barang tidak mengikuti urutan
Kesalahan ini dapat mengganggu stabilitas distribusi.
FIFO dalam Distribusi Logistik Domestik
Dalam pengiriman antarpulau, FIFO membantu menjaga alur konsolidasi muatan tetap rapi. Barang yang masuk lebih dulu akan dikirim lebih dahulu sesuai jadwal, sehingga distribusi lebih terencana.
SPIL mendukung pengelolaan distribusi domestik yang terstruktur dengan sistem terintegrasi, sehingga prinsip FIFO dapat diterapkan secara konsisten dalam pengiriman skala besar.
Checklist Penerapan FIFO
- Urutan masuk barang tercatat
- Alur penyimpanan jelas
- Pengambilan mengikuti urutan
- Sistem monitoring aktif
- SOP dipatuhi
Kesimpulan
First in first out adalah metode pengelolaan barang yang mengutamakan urutan waktu masuk sebagai dasar distribusi. Prinsip ini sederhana, adil, dan mudah diterapkan dalam berbagai aktivitas logistik dan operasional.
Dalam konteks pengiriman domestik antarpulau, penerapan FIFO membantu menjaga kelancaran distribusi dan stabilitas rantai pasok. Jika bisnis Anda membutuhkan pengiriman antarpulau yang terintegrasi dan terpercaya, SPIL hadir sebagai solusi logistik domestik dengan dukungan layanan multimoda, teknologi mySPIL Reloaded, jaringan 37 kantor, serta layanan premium SPIL PRIME.
🚀 Siap Optimalkan Shipping Bisnis Anda?
Hubungi tim kami untuk konsultasi mengenai bagaimana solusi shipping. Kami dapat disesuaikan untuk kebutuhan bisnis Anda. Cek harga sekarang dan dapatkan diskonnya (hanya 1 menit)!!!

Bahtiyar adalah Digital Marketing Manager di PT Salam Pacific Indonesia Lines. Ia memiliki ketertarikan besar pada tren terbaru di dunia shipping dan logistik, serta bagaimana teknologi dapat menghadirkan solusi lebih efisien bagi pelanggan.
Melalui tulisan-tulisan di blog SPIL, Bahtiyar berbagi wawasan, informasi terkini, dan tips praktis untuk membantu pembaca memahami perkembangan industri logistik dengan lebih mudah. Temukan lebih banyak tentang Bahtiyar di LinkedIn.
