Primary Navigation

Freight Cost Adalah: Pengertian, Biaya, dan Cara Menghitung

Freight cost adalah komponen biaya yang sering membuat pelaku bisnis bingung. Siapa yang harus membayar? Mengapa nilainya berbeda antara FOB dan CIF? Dan bagaimana cara menghitungnya secara akurat?

Anda akan memahami freight cost secara menyeluruh mulai dari definisi, komponen, freight prepaid vs collect, CIF vs FOB, freight dalam invoice, hingga strategi menekan biaya logistik secara profesional.

Quick Answer

Freight cost adalah biaya yang dibayarkan untuk memindahkan barang dari satu lokasi ke lokasi lain melalui moda transportasi seperti kapal, truk, atau pesawat. Biaya ini bisa ditanggung penjual atau pembeli tergantung pada kesepakatan Incoterms seperti FOB, CIF, CFR, DDP, atau DAP.

Apa yang Dimaksud dengan Freight Cost?

Secara sederhana:

  • Freight = ongkos angkut barang
  • Cost = biaya yang dibebankan

Jadi, freight cost adalah biaya pengangkutan barang dalam proses distribusi atau perdagangan internasional maupun domestik. Namun dalam praktik logistik modern, freight cost bukan hanya tarif kapal atau truk. Biaya ini bisa mencakup berbagai komponen tambahan.

Komponen dalam Freight Cost

Berikut elemen utama yang membentuk freight cost:

Komponen Penjelasan
Ocean Freight Biaya angkut laut
Trucking Biaya angkut darat
Handling Biaya bongkar muat
Documentation Biaya dokumen
Fuel Surcharge Penyesuaian harga bahan bakar
Insurance (jika CIF) Biaya asuransi
Terminal Charges Biaya di pelabuhan

Semakin kompleks rute dan moda transportasi, semakin kompleks pula struktur freight cost.

Freight dalam Invoice: Prepaid vs Collect

Dalam dokumen pengiriman seperti Bill of Lading atau invoice, Anda akan menemukan istilah:

Freight Prepaid

Biaya pengiriman dibayar oleh pengirim sebelum barang dikirim.

Freight Collect

Biaya pengiriman dibayar oleh penerima di lokasi tujuan. Inilah perbedaan paling dasar dalam tanggung jawab freight cost.

Freight In vs Freight Out

Banyak yang masih keliru membedakan ini.

Freight In

Biaya pengiriman barang masuk ke perusahaan. Biasanya dikapitalisasi sebagai bagian dari harga pokok persediaan.

Freight Out

Biaya pengiriman barang keluar ke pelanggan. Biasanya dicatat sebagai beban distribusi atau biaya operasional. Dalam akuntansi, pemisahan ini sangat penting untuk laporan keuangan yang akurat.

CIF dan FOB Bedanya Apa?

Ini pertanyaan paling populer.

FOB (Free On Board)

  • Freight cost dibayar pembeli.
  • Risiko berpindah saat barang naik kapal.

CIF (Cost Insurance Freight)

  • Freight cost dan asuransi dibayar penjual.
  • Harga sudah termasuk ongkos kirim dan asuransi.

Secara umum:

CIF = FOB + Freight + Insurance

Itulah sebabnya nilai CIF hampir selalu lebih tinggi daripada FOB.

Perbandingan CIF, FOB, CFR, DDP, DAP

Incoterm Freight Ditanggung Insurance Bea Masuk
FOB Buyer Buyer Buyer
CIF Seller Seller Buyer
CFR Seller Buyer Buyer
DDP Seller Seller Seller
DAP Seller Optional Buyer

Memahami tabel ini membantu Anda menghindari kesalahan kontrak perdagangan.

Apa Itu CF / CNF?

CF atau C&F (Cost and Freight) sama dengan CFR. CNF adalah istilah lama yang berarti Cost and Freight. Bedanya dengan CIF?

CF/CFR tidak termasuk asuransi.

Freight Cost dalam Konteks Indonesia

Di Indonesia, freight cost dipengaruhi oleh:

  • Jarak antarpulau
  • Ketersediaan kapal
  • Musim puncak (peak season)
  • Fuel surcharge
  • Kapasitas pelabuhan
  • Integrasi multimoda

Negara kepulauan seperti Indonesia membutuhkan koordinasi laut dan darat secara presisi. Karena itu, sistem multimoda sangat menentukan efisiensi freight cost.

Bagaimana Cara Menghitung Freight Cost?

Secara umum, rumus sederhana:

Freight Cost = Tarif Dasar + Surcharge + Handling + Dokumentasi

Dalam pengiriman internasional:

CIF = FOB + Freight + Insurance

Untuk kargo laut biasanya dihitung berdasarkan:

  • Weight (berat aktual)
  • Measurement (CBM)
  • Mana yang lebih besar (W/M rule)

Strategi Menekan Freight Cost

Berikut langkah yang bisa diterapkan:

Gunakan FCL jika volume besar

Lebih stabil dibanding LCL.

Booking lebih awal

Menghindari lonjakan tarif peak season.

Integrasi data logistik

Mengurangi kesalahan administrasi.

Gunakan sistem multimoda

Optimasi kombinasi laut dan darat.

Gunakan ekosistem terintegrasi

Satu pintu lebih efisien dibanding vendor terpisah.

Studi Kasus Singkat

Sebuah distributor FMCG nasional mengalami lonjakan freight cost akibat fragmentasi vendor laut dan darat. Setelah menggunakan sistem logistik terintegrasi:

  • Lead time turun 18%
  • Biaya tambahan handling berkurang
  • Visibilitas pengiriman meningkat

Koordinasi satu ekosistem menekan biaya tersembunyi yang sebelumnya tidak terdeteksi.

Tools & Resources untuk Mengelola Freight Cost

Dalam ekosistem logistik modern, efisiensi tidak lagi manual. Beberapa solusi digital yang membantu:

  • mySPIL Reloaded untuk tracking real-time
  • SPILDEX API untuk integrasi ERP
  • TPIL Logistics untuk distribusi end-to-end domestik
  • SPIL PRIME untuk kepastian muat dan prioritas operasional
  • Dukungan 37 kantor nasional untuk pengendalian operasional

Transparansi data membantu mengontrol freight cost secara presisi.

Kesalahan Umum dalam Mengelola Freight Cost

❌ Tidak memahami Incoterms
❌ Tidak memisahkan freight in dan freight out
❌ Terlambat booking
❌ Menggunakan vendor terpisah
❌ Tidak memperhitungkan surcharge

Kesalahan kecil bisa berdampak besar pada margin bisnis.

FAQ

Apakah freight cost termasuk laba rugi?

Freight out biasanya masuk biaya operasional. Freight in bisa menjadi bagian harga pokok persediaan.

Apakah CIF lebih mahal dari FOB?

Ya, karena CIF sudah termasuk freight dan asuransi.

Siapa yang membayar freight pada FOB?

Pembeli.

Apa beda freight paid dan freight collected?

Freight paid dibayar sebelum pengiriman. Freight collected dibayar di tujuan.

Apakah freight forwarder kena PPN?

Ya, jasa freight forwarding termasuk jasa kena pajak sesuai regulasi.

Checklist Audit Freight Cost Anda

✔ Pahami Incoterms sebelum kontrak
✔ Hitung freight in dan freight out secara terpisah
✔ Gunakan sistem tracking digital
✔ Integrasikan data ERP
✔ Evaluasi histori pengiriman
✔ Hindari peak season jika memungkinkan

Kesimpulan

Freight cost adalah elemen vital dalam logistik dan perdagangan internasional. Memahami komponen, tanggung jawab pembayaran, dan struktur Incoterms akan membantu Anda menghindari kerugian dan meningkatkan efisiensi distribusi. Di era logistik modern, pengendalian biaya bukan hanya soal tarif melainkan soal integrasi sistem dan transparansi data.

Jika bisnis Anda membutuhkan pengiriman yang lebih cepat, terintegrasi, dan terpercaya di seluruh Indonesia, SPIL adalah pilihan terbaik dengan dukungan layanan multimoda, teknologi mySPIL Reloaded, jaringan 37 kantor, serta layanan premium SPIL PRIME.

🚀 Siap Optimalkan Shipping Bisnis Anda?

Hubungi tim kami untuk konsultasi mengenai bagaimana solusi shipping. Kami dapat disesuaikan untuk kebutuhan bisnis Anda. Cek harga sekarang dan dapatkan diskonnya (hanya 1 menit)!!!


Bahtiyar Hidayat

Bahtiyar Hidayat

Bahtiyar adalah Digital Marketing Manager di PT Salam Pacific Indonesia Lines. Ia memiliki ketertarikan besar pada tren terbaru di dunia shipping dan logistik, serta bagaimana teknologi dapat menghadirkan solusi lebih efisien bagi pelanggan. Melalui tulisan-tulisan di blog SPIL, Bahtiyar berbagi wawasan, informasi terkini, dan tips praktis untuk membantu pembaca memahami perkembangan industri logistik dengan lebih mudah. Temukan lebih banyak tentang Bahtiyar di LinkedIn.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cek Harga & Route. Langsung Dapat Diskon

X