Perbedaan pengiriman kargo dan reguler sering jadi pertanyaan saat bisnis mulai mengirim barang dalam jumlah besar. Wajar, karena pilihan layanan sangat memengaruhi biaya dan ketepatan waktu. Namun, banyak bisnis memilih metode yang kurang pas. Akibatnya, ongkos membengkak atau barang datang lebih lambat dari target.
Karena itu, panduan ini membahas perbedaan pengiriman kargo dan reguler secara ringkas dan jelas. Selain biaya, kita juga kupas keamanan, estimasi waktu, hingga skema door-to-door dan multimoda.
Quick Answer
Perbedaan pengiriman kargo dan reguler terletak pada skala muatan, sistem distribusi, biaya per unit, dan metode transportasi.
- Reguler cocok untuk paket kecil dan ritel.
- Kargo dirancang untuk barang berat, volume besar, dan distribusi bisnis.
Jika pengiriman Anda di atas 10–20 kg atau berbentuk pallet/kontainer, kargo biasanya lebih efisien.
Apa Itu Pengiriman Reguler?
Pengiriman reguler adalah layanan kirim paket standar untuk barang kecil hingga menengah. Biasanya digunakan oleh:
- E-commerce
- UMKM
- Pengiriman dokumen
- Barang < 10 kg
Reguler menggunakan sistem hub-and-spoke dengan banyak titik sortir. Karena itu, paket sering berpindah tangan beberapa kali.
Apa Itu Pengiriman Kargo?
Pengiriman kargo adalah layanan distribusi untuk barang besar, berat, atau dalam jumlah banyak.
Kargo dapat dikirim melalui:
- Truk (trucking)
- Kapal laut
- Kereta
- Multimoda (kombinasi laut + darat)
Dalam sistem profesional, kargo dikelola dalam ekosistem logistik terintegrasi agar minim handling ulang.
Tabel Perbandingan Kargo vs Reguler
| Aspek | Reguler | Kargo |
|---|---|---|
| Berat Barang | 0–10 kg | 10 kg – tonase |
| Sistem Tarif | Per kg | Per kg / CBM / Kontainer |
| Handling | Banyak titik sortir | Minim handling |
| Moda | Umumnya darat/udara | Laut, darat, multimoda |
| Cocok Untuk | Retail kecil | Distributor & industri |
| Biaya per Unit Besar | Mahal | Lebih efisien |
Apakah Kargo Lebih Aman dari Reguler?
Banyak yang bertanya: apakah kargo lebih aman? Jawabannya: ya, untuk volume besar. Mengapa?
- Kargo minim perpindahan sortir
- Barang dikirim dalam pallet atau kontainer
- Sistem load planning lebih terstruktur
- Biasanya tersedia asuransi kargo industri
Sebaliknya, reguler lebih sering berpindah antar gudang. Semakin banyak handling, semakin besar risiko kerusakan.
Kenapa Pengiriman Kargo Lebih Murah?
Pertanyaan ini sangat umum. Kargo lebih murah karena menggunakan prinsip economies of scale. Artinya:
- Biaya kapal atau truk besar dibagi ke banyak unit barang
- Tarif dihitung per volume (CBM)
- Konsolidasi muatan menekan biaya operasional
Reguler mahal untuk barang besar karena tarif per kg meningkat signifikan setelah batas tertentu.
Berapa Lama Pengiriman Kargo Dibanding Reguler?
Reguler:
- 1–3 hari dalam kota
- 2–5 hari antar provinsi
Kargo:
- Laut antar pulau: tergantung jadwal kapal
- Darat antar kota besar: relatif stabil
- Multimoda: lebih terjadwal untuk volume besar
Menariknya, untuk pengiriman antar pulau besar, kargo laut sering lebih stabil karena mengikuti jadwal pelayaran tetap.
Apakah Pengiriman Kargo Diantar ke Rumah?
Ya, tergantung layanan. Ada dua sistem utama:
- Port-to-Port
Barang diambil di pelabuhan. - Door-to-Door
Barang dijemput dan diantar sampai alamat tujuan.
Dalam sistem One-Stop Integrated Logistics Ecosystem, layanan door-to-door jauh lebih efisien karena koordinasi laut dan trucking dikelola dalam satu sistem.
Apa Saja Barang yang Bisa Dikirim Lewat Kargo?
Umumnya:
- Mesin industri
- Material bangunan
- FMCG dalam pallet
- Elektronik volume besar
- Produk manufaktur
- Project cargo
Barang kecil seperti dokumen tidak efisien menggunakan kargo.
Risiko Pengiriman Kargo
Apa itu risiko kargo? Risiko kargo meliputi:
- Kerusakan saat loading
- Kelebihan muatan (overload)
- Keterlambatan transshipment
- Cuaca laut ekstrem
Karena itu, perencanaan muatan dan monitoring real-time sangat penting.
Perbandingan Kargo Marketplace vs Logistik Industri
Banyak pengguna mencari perbandingan brand ritel. Perlu dipahami:
- Kargo marketplace dirancang untuk ritel mass shipment
- Logistik industri fokus pada distribusi B2B
- Sistem industri memungkinkan integrasi ERP
- Multimoda lebih terkontrol
Untuk skala distributor nasional, sistem terintegrasi jauh lebih stabil dibanding sistem ritel mass sorting.
Framework Memilih Kargo atau Reguler
Gunakan checklist ini:
- Berat barang > 10 kg?
- Volume lebih dari 1 pallet?
- Pengiriman antar pulau?
- Butuh jadwal terencana?
- Perlu integrasi sistem bisnis?
Jika mayoritas “ya”, maka kargo lebih tepat.
Studi Kasus Distribusi FMCG Nasional
Sebuah distributor FMCG awalnya menggunakan reguler untuk pengiriman besar. Masalah muncul:
- Biaya per unit tinggi
- Paket terpisah
- Lead time tidak stabil
Setelah beralih ke sistem multimoda terintegrasi:
- Biaya turun signifikan
- Pengiriman lebih terjadwal
- Tracking real-time memudahkan gudang tujuan
Koordinasi laut dan trucking dalam satu ekosistem mempercepat distribusi nasional.
Tools & Resources untuk Efisiensi Pengiriman
Untuk mengoptimalkan distribusi besar, dukungan sistem sangat penting:
- mySPIL Reloaded untuk booking dan tracking real-time
- SPIL PRIME untuk layanan premium dan prioritas operasional
- SPILDEX API untuk integrasi ERP real-time
- TPIL Logistics untuk solusi end-to-end domestik
- Jaringan 37 kantor di seluruh Indonesia
Ekosistem terintegrasi mengurangi fragmentasi vendor dan memperkuat visibilitas kargo.
Common Mistakes
Hindari kesalahan ini:
- Mengirim barang 200 kg via reguler
- Tidak menghitung biaya volumetrik
- Tidak mempertimbangkan jadwal kapal
- Mengabaikan sistem tracking
- Menggunakan vendor terpisah tanpa integrasi
FAQ
Apakah kargo lebih aman dari reguler?
Untuk volume besar, ya. Minim handling dan sistem muatan lebih stabil.
Kenapa kargo lebih murah?
Karena biaya operasional dibagi dalam skala besar.
Berapa lama paket kargo sampai?
Tergantung moda. Laut mengikuti jadwal pelayaran.
Apakah kargo bisa door-to-door?
Bisa, tergantung layanan yang dipilih.
Apa beda JNT kargo dan reguler?
Perbedaannya pada skala muatan dan sistem distribusi. Kargo dirancang untuk volume besar.
Checklist Singkat
✔ Barang >10 kg
✔ Volume lebih dari 1 pallet
✔ Antar pulau
✔ Butuh biaya per unit lebih rendah
✔ Perlu sistem tracking profesional
Jika terpenuhi, pilih kargo.
Kesimpulan
Perbedaan pengiriman kargo dan reguler bukan hanya soal harga. Ini tentang skala, keamanan, stabilitas jadwal, dan integrasi sistem distribusi. Untuk bisnis dengan distribusi antar pulau dan volume besar, pendekatan multimoda yang terintegrasi jauh lebih efisien dan terkontrol.
Jika bisnis Anda membutuhkan pengiriman yang lebih cepat, terintegrasi, dan terpercaya di seluruh Indonesia, SPIL adalah pilihan terbaik dengan dukungan layanan multimoda, teknologi mySPIL Reloaded, jaringan 37 kantor, serta layanan premium SPIL PRIME.
🚀 Siap Optimalkan Shipping Bisnis Anda?
Hubungi tim kami untuk konsultasi mengenai bagaimana solusi shipping. Kami dapat disesuaikan untuk kebutuhan bisnis Anda. Cek harga sekarang dan dapatkan diskonnya (hanya 1 menit)!!!

Bahtiyar adalah Digital Marketing Manager di PT Salam Pacific Indonesia Lines. Ia memiliki ketertarikan besar pada tren terbaru di dunia shipping dan logistik, serta bagaimana teknologi dapat menghadirkan solusi lebih efisien bagi pelanggan.
Melalui tulisan-tulisan di blog SPIL, Bahtiyar berbagi wawasan, informasi terkini, dan tips praktis untuk membantu pembaca memahami perkembangan industri logistik dengan lebih mudah. Temukan lebih banyak tentang Bahtiyar di LinkedIn.
