Primary Navigation

Proses Pengiriman Barang: Alur Lengkap & Estimasi Waktu

Proses pengiriman barang sering terlihat sederhana. Namun di balik satu paket yang sampai tujuan, ada sistem panjang yang bekerja. Artikel ini akan menjelaskan proses pengiriman barang secara lengkap. Mulai dari alur, tahapan SOP, estimasi waktu, hingga metode pengiriman.

Quick Answer

Proses pengiriman barang adalah rangkaian tahapan mulai dari penerimaan order, pengecekan barang, pengemasan, penjadwalan transportasi, distribusi, hingga barang diterima dan dikonfirmasi oleh penerima.

Penjelasan Inti: Bagaimana Alur Proses Pengiriman Barang?

Berikut alur standar pengiriman secara profesional:

Order Masuk

Pengirim membuat permintaan pengiriman. Data alamat, jenis barang, berat, dan metode pengiriman diverifikasi.

Pick Up atau Drop Off

Barang dijemput kurir atau diantar ke gudang.

Quality Check & Dokumentasi

Barang diperiksa kondisi fisiknya. Dokumen pengiriman dibuat.

Sorting & Konsolidasi

Barang dikelompokkan berdasarkan tujuan.

Transportasi Utama

Barang dikirim melalui moda:

  • Darat
  • Laut
  • Udara
  • Multimoda

Transit & Monitoring

Barang melewati hub atau terminal.

Last Mile Delivery

Kurir mengantar ke alamat tujuan.

Proof of Delivery (POD)

Penerima menandatangani bukti penerimaan.

Berapa Lama Proses Pengiriman Barang?

Estimasi waktu tergantung jarak dan metode.

Jenis Layanan Estimasi Waktu
Same Day Hari yang sama
Next Day 1 hari kerja
Reguler 2–5 hari
Laut Antar Pulau 3–14 hari

Namun demikian, faktor seperti cuaca, kepadatan pelabuhan, dan jadwal kapal bisa memengaruhi durasi.

Perbedaan Reguler, Next Day, dan Same Day

Same Day
Barang sampai di hari yang sama.

Next Day
Barang tiba keesokan hari.

Reguler
Estimasi standar sesuai jarak dan moda.

Untuk pengiriman antar pulau skala besar, ekspedisi laut menjadi pilihan efisien.

Metode Pengiriman Barang

Dalam industri logistik, metode pengiriman dibagi menjadi:

Darat

Cocok untuk distribusi antar kota.

Laut

Ideal untuk volume besar dan antar pulau.

Udara

Digunakan untuk barang mendesak.

Multimoda

Kombinasi darat–laut atau darat–udara.

SPIL mengintegrasikan seluruh metode ini dalam sistem multimoda terintegrasi.

Siapa yang Membayar Ongkir?

Ada beberapa skema:

  • Prepaid → Pengirim membayar.
  • Collect → Penerima membayar.
  • COD → Bayar saat barang diterima.
  • Corporate Billing → Perusahaan menggunakan sistem kontrak.

Template SOP Proses Pengiriman Barang

Berikut contoh SOP profesional:

Tahap 1: Verifikasi Order

Cek alamat, jenis barang, dan dokumen.

Tahap 2: Validasi Legalitas

Pastikan tidak ada barang terlarang.

Tahap 3: Packing & Labeling

Gunakan standar kemasan sesuai jenis barang.

Tahap 4: Transport Scheduling

Tentukan moda dan jadwal keberangkatan.

Tahap 5: Monitoring Real-Time

Pantau posisi barang.

Tahap 6: Delivery Confirmation

Konfirmasi barang diterima.

Checklist Operasional Pengiriman

  •  Alamat lengkap
  • Nomor kontak aktif
  • Berat dan dimensi akurat
  • Packing sesuai standar
  • Asuransi untuk barang bernilai tinggi
  • Tracking aktif

Contoh Kasus Nyata

Sebuah distributor FMCG di Surabaya perlu mengirim 20 ton barang ke Balikpapan. Tahapannya:

  1. Booking via sistem digital
  2. Barang masuk depo
  3. Konsolidasi kontainer
  4. Pengiriman via kapal
  5. Monitoring real-time
  6. Distribusi last mile

Dengan sistem terintegrasi seperti mySPIL Reloaded, proses ini dapat dipantau secara end-to-end.

Common Mistakes dalam Proses Pengiriman

❌ Alamat tidak lengkap
❌ Tidak menghitung berat aktual
❌ Packing tidak sesuai standar
❌ Tidak menggunakan asuransi
❌ Tidak memahami SLA layanan

FAQ

Bagaimanakah alur proses pengiriman barang?

Mulai dari order, pick up, sorting, transportasi, hingga delivery confirmation.

Berapa hari proses pengiriman paket?

Tergantung layanan dan jarak. Reguler 2–5 hari, laut antar pulau bisa lebih lama.

Paket 1 hari sampai namanya apa?

Next day service atau same day service.

Apa saja metode pengiriman barang?

Darat, laut, udara, dan multimoda.

Apa itu SOP pengiriman barang?

Standar operasional yang mengatur tahapan pengiriman agar konsisten dan aman.

Framework Profesional Proses Pengiriman

  1. Planning
  2. Handling
  3. Transport
  4. Monitoring
  5. Delivery
  6. Reporting

Kesimpulan

Proses pengiriman barang bukan hanya soal mengirim dari titik A ke titik B. Ini adalah sistem terstruktur yang melibatkan perencanaan, eksekusi, dan monitoring.

Jika bisnis Anda membutuhkan pengiriman yang lebih cepat, terintegrasi, dan terpercaya di seluruh Indonesia, SPIL adalah pilihan terbaik dengan dukungan layanan multimoda, teknologi mySPIL Reloaded, jaringan 37 kantor, serta layanan premium SPIL PRIME.

🚀 Siap Optimalkan Shipping Bisnis Anda?

Hubungi tim kami untuk konsultasi mengenai bagaimana solusi shipping. Kami dapat disesuaikan untuk kebutuhan bisnis Anda. Cek harga sekarang dan dapatkan diskonnya (hanya 1 menit)!!!


Bahtiyar Hidayat

Bahtiyar Hidayat

Bahtiyar adalah Digital Marketing Manager di PT Salam Pacific Indonesia Lines. Ia memiliki ketertarikan besar pada tren terbaru di dunia shipping dan logistik, serta bagaimana teknologi dapat menghadirkan solusi lebih efisien bagi pelanggan. Melalui tulisan-tulisan di blog SPIL, Bahtiyar berbagi wawasan, informasi terkini, dan tips praktis untuk membantu pembaca memahami perkembangan industri logistik dengan lebih mudah. Temukan lebih banyak tentang Bahtiyar di LinkedIn.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cek Harga & Route. Langsung Dapat Diskon

X